di suatu perjalanan mengelilingi kota malang, kami (saya, bambang, deka, sidul, kang acep dan pras) terkejutkan oleh aksi dangdut keliling yang asoy geboy. hahaha..
tanpa kompromi, kami pun menyempatkan bergoyang ria bareng bapak-bapak tukang becak, pedagang pasar, dan tentunya preman setempat. sesuatu yang amat sangat tak terduga memang kadang mengasyikkan. dan itu cukup mempererat hubungan kemanusiaan diantara kami.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar