abu dan pasir
kalau boleh atau terpaksa memilih, sebagai orang egois saya lebih cenderung kepada sikap pasif ketika teman-teman seperjuangan akan menggantungkan nyawa mereka ke merapi. Akan sangat rentan godaan ketika saya berhadapan dengan apa yang bernama uang, sahabat, dan kekuasaan. Maka di kala itu, saya putuskan mengalir ke bantaran kali putih di daerah seloboro, salam. Tepatnya di smk 1 salam. Sistem yang rapuh ditunjang SDM yang tak berpengalaman menghadapi bencana membuat suasana cukup kacau di sini. Tetapi sesekali saya lihat senyum khas jawa yang tulus dan pasrah mengahadapi apapun. 2 bulan berada di lingkungan bencana semoga membuat saya siap menghadapi apapun bencana di depan (semoga tidak ada bencana besar). Amiin...
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar